top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Aksi Militer Belanda Menghabisi SP 88

Belanda memburu dan memusnahkan gerilyawan Republik, Satuan Pemberontak 88 (SP 88).

Oleh :
28 Agu 2019

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Salah satu kereta api yang menjadi korban SP 88 di Purwakarta. (Arsip Nasional Belanda).

Diperbarui: 21 Agu 2025

JAKARTA, 12 Desember 1947. Malam baru saja melangsungkan waktunya beberapa jam saat para penonton di Bioskop Capitol Pintu Air (sekarang Jalan Ir. H. Djuanda) dikejutkan suara menggelegar dari luar. Situasi menjadi kacau. Para penonton berhamburan. Alangkah terkejutnya mereka saat melihat pemandangan mengerikan di jalanan: 12 serdadu bergelimpangan dalam kondisi berdarah-darah. Sebagian besar kemungkinan sudah tak bernyawa lagi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Bapak Persandian Indonesia

Bapak Persandian Indonesia

Roebiono Kertopati dikenal sebagai Bapak Persandian Indonesia. Separuh hidupnya didedikasikan untuk memimpin lembaga sandi negara.
Jenderal Reformis Agus Widjojo Telah Berpulang 

Jenderal Reformis Agus Widjojo Telah Berpulang 

Agus Widjojo jenderal berpikiran maju. Meski sejatinya korban 1965 juga, Agus enggan mendendam dan pilih menyerukan perdamaian untuk semua.
Milisi Lokal Belanda di Subang

Milisi Lokal Belanda di Subang

Dalam Perang Kemerdekaan Indonesia, di Front Karawang-Bekasi Belanda punya pasukan lokal HAMOT. Di Front Subang ada Troepen Spier.
The Cideng Camp: A Hell on Earth

The Cideng Camp: A Hell on Earth

Japan declared the Cideng Camp a “protected” ghetto, but in reality, the internees' lives were hellish.
Kisah Pertemuan Pangeran Makassar dan Padri Spanyol

Kisah Pertemuan Pangeran Makassar dan Padri Spanyol

Dekat dan belajar banyak ilmu modern dari orang Portugis dan Spanyol, Karaeng Karunrung sangat anti-Belanda. Tegas melawan VOC.
bottom of page