- 13 Jul
- 6 menit membaca
Diperbarui: 16 Jul
MIMPI tuan rumah Amerika Serikat (AS) untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 kandas. Senasib dengan dua co-host lainnya, Kanada dan Meksiko, Timnas AS gugur di babak 16 besar. Kendati tetap memainkan bintangnya yang sempat diprotes banyak pihak karena sebelumnya terkena kartu merah, Folarin Balogun, AS tetap dipecundangi Belgia, 1-4.
Kala AS meladeni Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar di San Francisco Bay Area Stadium, 2 Juli 2026 (WIB), Balogun dikartu merah di menit ke-62. Wasit Raphael Claus asal Brasil mengganjar striker yang berkarier di klub Prancis, AS Monaco, tersebut dengan kartu merah setelah menginjak engkel kanan bek Bosnia-Herzegovina Tarik Muharemović.
Dengan kemenangan 2-0 atas Bosnia, AS mestinya meladeni Belgia di perdelapan final –di Seattle Stadium, 7 Juli 2026 (WIB)– tanpa Balogun. Sebagaimana aturan kartu merah, si terhukum otomatis dilarang tampil di laga berikutnya. Namun, Presiden AS Donald Trump yang tak terima –menganggap kartu merah kepada Balogun tidak adil– langsung mengintervensi dengan menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















