top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Cerita Tentang Hamka

Hamka sosok yang penuh warna. Selalu ada kisah menarik tentangnya berikut kontroversinya.

Oleh :
29 Feb 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Hamka di Amerika Serikat tahun 1952. (Koleksi Keluarga Hamka).

SUDAH banyak kita ketahui lakon sejarah yang pernah dia perankan semasa hidupnya: Hamka bukan ulama biasa, bukan pula pendakwah ala kadarnya. Dia penulis yang produktif. Puluhan karya telah lahir dari tangannya, merentang mulai sastra sampai sejarah.


Sebagai aktor politik dalam gelanggang pertarungan kekuasaan, Hamka pengusung Islam yang kukuh dan teguh. Namun demikian, Hamka bukan seorang agamawan yang degil, yang serta merta melecehkan keberagaman yang melekat pada bangsa ini.


Irfan, anaknya, menyaksikan bahwa ayahnya seorang yang toleran. Ali Audah, sastrawan yang pernah bersinggungan dengan Hamka semasa hidupnya, mengatakan kalau tokoh kelahiran Maninjau itu “pemikir Islam yang moderat”.


Tentu Hamka pernah pula kesandung. Pada suatu waktu dia nyaris tenggelam bersama kapal Van Der Wicjk, roman karangannya yang terbit pada 1939. Tuduhan menjiplak karya Al Manfaluthi bak peluru meriam yang ditembakkan tepat mengenai lambung kapalnya. Hamka oleng. Serangan dan pembelaan terhadapnya sempat meramaikan jagat kesusasteraan.


Kali ini kami memilih Hamka, untuk melihatnya sebagai manusia biasa yang pernah ikut mewarnai kanvas sejarah di Indonesia. Beragam cerita kami hadirkan untuk mengenali masa lalu Hamka dari masa kekinian.


Berikut laporan khusus Hamka:























Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha hiburan malam yang mengorbitkan banyak penyanyi beken ini mengalami kejadian aneh saat menunaikan ibadah haji.
bottom of page