top of page

Riwayat Tubagus Angke

Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Tubagus Angke (Muhammad Awaluddin Yusuf/Historia.ID)

  • 11 Jul
  • 4 menit membaca

SETELAH Fatahillah atau Pangeran Jayakarta I tiada, kekuasaannya dilanjutkan oleh Tubagus Angke. Tubagus dikenal sebagai gelar bangsawan Kesultanan Banten. Nama tersebut telah lama menjadi bagian dari lanskap Jakarta. Di sekitar kawasan Angke, terdapat Jalan Tubagus Angke –dahulunya bernama Bacherachtsgracht– yang merujuk kepada nama Sang Pangeran Jayakarta II.


Kawasan Angke memiliki sejarah yang panjang. Setelah peristiwa pembantaian Tionghoa oleh VOC pada 1740, masyarakat Hokkian menyebut Kali Angke sebagai angke yang berarti “kali merah” atau “kali berdarah”. Hal ini merujuk pada banyaknya korban dalam peristiwa tersebut.


Namun, nama Kali Angke telah dikenal jauh sebelum tragedi itu. Pada 22 Desember 1619, ketika Sultan Banten mengerahkan sekitar 4.000 prajurit menyusuri Kali Angke (Rivier van Angkee) menuju Jayakarta untuk menyerang loji Inggris, nama sungai tersebut telah digunakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo tak hanya berotak encer dalam pelajaran, wawasan dunia dan kesadaran kebangsaannya tumbuh berkat Jules Verne, Multatuli, hingga Sun Yat-sen.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Masyarakat lokal merespon pandemi influenza Flu Spanyol lewat arak-arakan, sesajen, dan ramuan jamu tradisional.
Masyarakat lokal merespon pandemi influenza Flu Spanyol lewat arak-arakan, sesajen, dan ramuan jamu tradisional.
Sosok crazy rich dalam lukisan Rembrandt. Menimbun kekayaannya dari hasil memeras keringat para budak.
Sosok crazy rich dalam lukisan Rembrandt. Menimbun kekayaannya dari hasil memeras keringat para budak.
Puluhan sarkofagus dan makam Ratu Mesir ditemukan. Sang ratu merupakan istri sekaligus putri salah satu firaun yang sebelumnya keberadaannya tak pernah diketahui.
Puluhan sarkofagus dan makam Ratu Mesir ditemukan. Sang ratu merupakan istri sekaligus putri salah satu firaun yang sebelumnya keberadaannya tak pernah diketahui.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
transparant.png
bottom of page