top of page

1

Jun

1849

I Gusti Ketut Jelantik dan I Gusti Agung Putu Ngurah diangkat kembali menjadi raja Buleleng dan raja Jembrana oleh pemerintah Hindia Belanda di bawah pengawasan pemerintahan dari residen Banyuwangi dan para komisaris untuk urusan Bali dan Lombok (de gecommiteerde zaken Voor Balische Zaken Lombok).

bottom of page