top of page
29
Dec
1944
1944
Kegundahan akan perlakuan militer Jepang, juga terjadi pada para phorokamsiwon di Kamp Ambarawa. Sadar posisi mereka semakin terancam oleh perlakuan diskriminatif dari militer Jepang, 120 phorakamsiwon (dari total 200 orang) secara diam-diam mendirikan organ bawah tanah yang diberi nama Hangukdokripkinyeomgwan (Kelompok Pemuda Pejuang Kemerdekaan Korea).
bottom of page



