top of page

Jenderal Soedirman Lebaran di Jakarta

Jenderal Soedirman datang, Belanda dan Inggris berang. Panglima Besar sempat salat Iduladha bersama rakyat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Panglima Besar Jenderal Soedirman melaksanakan salat Iduladha di Lapangan Gambir, Jakarta, 3 November 1946. (IPPHOS/ANRI).

10 Jul 2022
4 menit membaca

Diperbarui: 7 Mar

SETAHUN setelah Indonesia merdeka, Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Minggu, 3 November 1946. Pada Hari Raya Kurban itu, Panglima Besar Jenderal Soedirman tengah berada di Jakarta untuk mengikuti perundingan gencatan senjata.


Jenderal Soedirman berkesempatan melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan Gambir, Jakarta, yang dihadiri ribuan umat Islam dari Jakarta dan sekitarnya, seperti Tangerang, Bogor, dan Bekasi. Mereka tidak gentar terhadap kemungkinan Belanda akan melakukan tindakan represif seperti penangkapan, penahanan, dan penganiayaan.


“Perjalanan Pak Dirman pertama ke Jakarta gagal, akan tetapi perjalanan yang kedua kalinya merupakan a blessing in disguise (rahmat Allah Swt. yang tersembunyi). Pak Dirman dapat melakukan salat Idul Adha bersama rakyat Jakarta. Di sini masyarakat merasakan kebesaran Allah Swt. yang memberkati perjuangan bangsa Indonesia,” kata Letjen (Purn.) Tjokropranolo dalam Panglima Besar TNI Jenderal Soedirman: Pemimpin Pendobrak Terakhir Penjajahan di Indonesia. Tjokropranolo adalah mantan pengawal Jenderal Soedirman.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page