- 8 Des 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 2 Mar
SEBELUM kajian sejarah publik berkembang seperti sekarang, penulisan sejarah Indonesia berkutat pada tema-tema sejarah politik dan peristiwa besar. Namun, Onghokham mengulik tema yang tak banyak dilirik para sejarawan sejawatnya. Dia menulis tentang sejarah kuliner, sejarah seksualitas, hingga sejarah alam gaib. Apa yang dilakukan Ong terbilang nyentrik dan unik. Apalagi Ong menuangkannya dalam kolom pers dengan bahasa popular. Selain itu, produktivitas Ong menulis di media membuat namanya dikenal publik.
“Pada tahun 1970-an, 1980-an, Ong satu-satunya sejarawan senior yang menulis tentang ilmunya dalam media-media. Itu yang membuat Ong menjadi semacam celebrity historian pada zaman itu,” kata sejarawan David Reeve dalam diskusi bertajuk “Onghokham Sejarawan Multidimensi” di Gramedia Jalma, Blok M, Jakarta Selatan, 5 Desember 2025.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












