top of page

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau di Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Stasiun kereta api Titi Papan semasa kolonial Belanda. (KITLV).

5 Jan
2 menit membaca

Diperbarui: 9 Mei

DI USIA 21 tahun, Ali Adjer  menjadi saksi tuannya yang bertakhta di Kesultanan Deli, Sultan Mahmud Al Rasyid Perkasa, didatangi tiga orang Eropa. Said Abdullah, orang kepercayaan sultan, yang membuat mereka datang ke Deli.

 

Pembicaraan pun terjadi antara Sultan Mahmud dan ketiga orang Eropa tadi. Setelah pembicaraan itu, dua dari orang Eropa itu meninggalkan Deli. Satu yang tetap tinggal bernama Jacobus Nienhuys (1836-1927).   

 

Nienhuys baru saja gagal menanam tembakau yang baik di Tempeh, Lumajang, Jawa Timur. A. Hoynck van Papendrecht dalam Tabak Maatschappij Arendsburg 1877-1927 menyebut, uang dari firma Pieter van den Arend sebesar 36.000 gulden lenyap karena kegagalan itu. Namun Nienhuys tak patah arang dan berupaya kembali di tempat lain. Pieter van den Arend mendukung usaha Nienhuys.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page