top of page

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ahmad Albar (kanan) bersama rekan-rekanya di Clover Leaf kemudian mendirikan God Bless. (Gunadi Haryanto dari blog Denny Sakrie).

27 Des 2025
3 menit membaca

Diperbarui: 2 Mar

JIKA membandingkan band rock God Bless dengan tokoh pewayangan, mungkin padanan yang pas adalah Gatot Kaca. Keduanya sama-sama sudah mampu berperang meskipun baru dilahirkan. Ya, God Bless ketika baru muncul sudah diperhitungkan meski belum punya album.

 

God Bless, yang digawangi Ahmad Albar dkk., mula-mula dilihat karena aksi panggungnya. Berbeda dari kebanyakan band, yang baru dipandang orang setelah punya album.

 

God Bless punya Albar yang sudah malang melintang di belantika pop Belanda bersama Clover Leaf. Begitu pula gitaris awal God Bless Ludwig Lemans. Drumer pertama God Bless, mendiang Fuad Hassan, juga dianggap drumer terbaik Indonesia sebelum kematiannya pada 9 Juni 1974. Pemain bass-nya, Donny Fatah Gagola, pun sudah terkenal. Begitu juga pemain kibornya, Deddy Dores, yang sebelumnya merilis album bersama Freedom of Rhapsodia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page