- 21 Jan
- 4 menit membaca
Diperbarui: 16 Apr
DI Kebun Raya Bogor, ada nama jalan yang terdengar asing. Nama itu tidak diserap dari makna lokal, malah cenderung bernuansa Eropa. Jalan Astrid namanya. Nama ini merujuk kepada sosok Putri Astrid, putri Kerajaan Belgia yang pernah berkunjung ke Bogor pada masa kolonial.
“Putri Astrid ini seorang botanis, pencinta tanaman dan tumbuh-tumbuhan. Akhirnya namanya diabadikan sebagai salah satu jalan di Kebun Raya Bogor,” tutur Suryagung, arsiparis sekaligus ketua tim pameran ANRI ketika memandu Historia.ID dalam pameran arsip 75 Tahun Hubungan Indonesia-Belgia, beberapa waktu silam.
Pada 1928, Putri Astrid berkunjung bersama suaminya, Pangeran Leopold, putra mahkota Kerajaan Belgia. Waktu itu mereka baru saja melangsungkan pernikahan. Jadi, perjalanan Astrid dan Leopold ke Kebun Raya Bogor masih dalam momen berbulan madu. Selain ke Bogor, pasangan ini juga mengunjungi Surakarta, Surabaya, dan Bali.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















