top of page

Kunjungan Putra Mahkota Belgia Leopold dan Putri Astrid ke Hindia Belanda

Kunjungan pasangan penerus takhta Belgia yang diabadikan menjadi buku kumpulan foto berisi kenangan mereka dan keragaman flora fauna Hindia-Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pangeran Leopold (paling kiri) dan Putri Astrid (paling kanan) kala mengunjungi Keraton Surakarta. (Algemeen Handelsblad voor Nederlandsch-Indie.).

17 Jun 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 21 Jan

DENGAN kapal Insulinde, Putra Mahkota Leopold dari Belgia dan Putri Astrid berangkat ke Hindia. “Itu adalah perjalanan yang berat, tetapi juga menyenangkan,” kata Kapten Kapal GH Ruhaak pada Bataviaasch Nieuwsblad edisi 17 Maret 1933.


Desember 1928 merupakan kali pertama pasangan Kerajaan Belgia itu berkunjung ke Hindia-Belanda. Mereka datang untuk melihat-lihat tanah dan orang-orang di negeri jajahan milik kerajaan tetangga.


Orang-orang di negeri jajahan Belanda amat antusias menyambut kedatangan pasangan ini. Kebun Raya Bogor bahkan menyiapkan satu spot untuk ditanami bunga yang melambangkan bendera Belgia: hitam, kuning, dan merah. Jalan di sisi bunga itu juga dinamai Astrid Boulevard.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page