top of page

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Donny Fattah (paling kiri) dalam pentas bertajuk "Penghargaan 48 Tahun God Bless Berkarya". (Youtube God Bless Official).

8 Mar
4 menit membaca

KABAR duka datang dari belantika musik rock tanah air. Donny Fattah, pencabik bas sekaligus salah seorang pendiri band rock legendaris God Bless, tutup usia pada Sabtu, 7 Maret 2026. Manajemen God Bless melalui akun Instagram-nya, @goodblessrocks, mengabarkan almarhum meninggal dunia di Rumahsakit Fatmawati, Jakarta.

 

Peran Donny amat besar di God Blesss. Selain penjaga keharmonisan band, selaku basis Donny produktif menulis lagu dan konsisten menjaga ritme lagu-lagu God Bless yang jelas bukan kaleng-kaleng.

 

Sedari awal, God Bless sudah punya beberapa lagu bagus. Lagu-lagu itu muncul di album pertama, God Bless (1976), dengan Ahmad Albar yang kribo sebagai sampul albumnya. Bersama sutradara Syumandjaya, Donny menulis lagu “Huma di Atas Bukit”. Selain itu, juga lagu “She Passed Away” dan “Setan Tertawa”.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page