- 28 Feb
- 4 menit membaca
Diperbarui: 5 Apr
DALAM historiografi populer, nama Haji Djamhari sering disebut sebagai penemu rokok kretek. Namun, selama bertahun-tahun sosok ini dipandang sebagai figur mitologi. Sebuah legenda lokal yang tidak memiliki dasar historis yang kuat.
Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat Kudus, Haji Djamhari hidup pada akhir abad ke-19. Dia dikisahkan mengalami sakit di bagian dada yang sudah lama dideritanya. Setiap kali serangan sesak napas datang, dia merasakan penderitaan yang begitu berat.
Dalam upaya meredakan penyakit tersebut, dia mencoba menggunakan minyak cengkih dengan mengoleskannya pada dada dan punggungnya. Cara itu memberinya sedikit kelegaan, meskipun belum benar-benar menyembuhkan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















