top of page

28 Mei 1738: Joseph-Ignace Guillotin Lahir

Upayanya untuk membuat hukuman mati lebih manusiawi justru menjadikan namanya sinonim dengan mesin jagal yang menjadi ikon salah satu periode paling berdarah dalam sejarah Prancis.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan yang menggambarkan eksekusi Louis XVI menggunakan guillotine. (The Gallery Collection/Corbis)

28 Mei
4 menit membaca

28 MEI 1738, Joseph-Ignace Guillotin lahir di Saintes, Prancis. Namanya menjadi eponim untuk alat pemenggal kepala yang digunakan saat eksekusi mati, guillotine. Meskipun menggunakan namanya, Guillotin bukanlah penemu dari mesin jagal tersebut.


Guillotin membangun reputasi sebagai dokter yang terkemuka di Prancis. Aktivitasnya dalam politik membawanya terpilih sebagai anggota Majelis Nasional.


Sebagai anggota Majelis, dia mengajukan rancangan undang-undang (RUU0 untuk reformasi medis pada 1791. Antara lain berisi penyetaraan dokter dan ahli bedah, pembentukan kampus kedokteran nasional, standarisasi profesi, serta penyatuan teori dan klinik. Pergolakan politik Revolusi Prancis dan jatuhnya monarki membuat Majelis Nasional tak sempat mengesahkannya. Gagasan dalam RUU ini akhirnya menjadi fondasi hukum kedokteran modern Prancis lewat undang-undang baru pada Maret 1803.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
transparant.png
bottom of page