top of page

Sketsa Kehidupan Henk Ngantung

Henk Ngantung menjadi satu-satunya gubernur Jakarta yang berasal dari kalangan seniman. Namun, kehidupannya tak seindah guratan pada lukisan dan sketsanya.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 19 Mei
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 20 Mei

SKETSA lelaki paruh baya terpajang di ruang pameran Museum Naskah Proklamasi (Munasprok) di Jalan Imam Bonjol No. 1, Menteng, Jakarta Pusat. Informasi pada sketsa menerangkan sosok pria tersebut: Hendrik “Henk” Hermanus Joel Ngantung atau lebih dikenal dengan Henk Ngantung. Yang menarik, sketsa itu dilukis oleh Henk sendiri.


Edukator Munasprok, Paskasius Fajar Sunandar menyebut sketsa diri itu merupakan potret Henk saat berusia 55 tahun. Henk mengerjakan sketsanya dengan cara bercermin sambil menggambar secara langsung. Pada sketsa ini tampak goresan garis ekspresif yang membentuk wajah Henk Ngantung mengenakan kacamata hitam. Bila Henk kelahiran 1921, maka sketsa tersebut bertitimangsa 1976.


Sketsa potret Henk Ngantung menjadi salah satu koleksi yang disimpan oleh keluarga. Sebagian telah dijual atau dihibahkan ke Museum Seni Rupa Keramik. Selain dikenal sebagai seniman, Henk Ngantung adalah gubernur Jakarta periode 1964–1965, sekaligus gubernur Jakarta satu-satunya yang berlatar belakang seniman. Dia termasuk seniman yang dekat dengan Presiden Sukarno, sehingga hidupnya memprihatinkan setelah peristiwa G30S 1965.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selain jago catur, Sudiro muda mengisi hari-harinya semasa sekolah dengan aktif dalam pergerakan Jong Java dan kepanduan.
bg-gray.jpg
Kelahirannya disambut gembira oleh kakeknya sebagai cucu pertama. Diberinya nama Sudiro yang berarti berani. Selamat dari wabah Flu Spanyol.
bg-gray.jpg
Jejak pertama Maria Ullfah di Batavia. Membawanya masuk ke gelanggang pergerakan nasional.
bg-gray.jpg
Kewarganegaraan anggota DPR dari kalangan minoritas, E.F. Wens, dipertanyakan. Memantik polemik hingga intrik internal dalam organisasi Indo.
Perjuangan Soedirman masih belum usai. Ketika sebagian pasukan Sekutu ke Magelang, mereka berjanji tak akan mengusik kedaulatan Indonesia, tetapi para eks tentara Belanda berulah kembali.
Perjuangan Soedirman masih belum usai. Ketika sebagian pasukan Sekutu ke Magelang, mereka berjanji tak akan mengusik kedaulatan Indonesia, tetapi para eks tentara Belanda berulah kembali.
Pada masa senjanya NH Dini mengalami beberapa penurunan kesehatan. Namun ia tetap bangkit bahkan mendirikan pondok bacaan dengan bantuan teman-teman. Di akhir masa hidupnya NH Dini bahkan memenerima banyak sekali penghargaan yang membanggakan.
Pada masa senjanya NH Dini mengalami beberapa penurunan kesehatan. Namun ia tetap bangkit bahkan mendirikan pondok bacaan dengan bantuan teman-teman. Di akhir masa hidupnya NH Dini bahkan memenerima banyak sekali penghargaan yang membanggakan.
Pernikahan NH Dini dengan Yves Coffin seorang Diplomat Prancis membawanya mengembara ke berbagai negara. Dengan memiliki 2 anak tidak membuat kehidupan rumah tangganya mudah, namun sang sastrawan tetap menjadi jati dirinya.
Pernikahan NH Dini dengan Yves Coffin seorang Diplomat Prancis membawanya mengembara ke berbagai negara. Dengan memiliki 2 anak tidak membuat kehidupan rumah tangganya mudah, namun sang sastrawan tetap menjadi jati dirinya.
Kedatangan Soedirman di Yogyakarta disambut meriah oleh parade Militer. Namun, suasana berubah saat melihat kondisi Soedirman yang pucat dan kurus.
Kedatangan Soedirman di Yogyakarta disambut meriah oleh parade Militer. Namun, suasana berubah saat melihat kondisi Soedirman yang pucat dan kurus.
Ryamizard dikenal sebagai jenderal TNI yang suka bicara blak-blakan. Di puncak kariernya, ia gagal menjadi panglima TNI.
Ryamizard dikenal sebagai jenderal TNI yang suka bicara blak-blakan. Di puncak kariernya, ia gagal menjadi panglima TNI.
“Lorem ipsum” yang bertahan berabad-abad, bermula dari karya filsuf Romawi Kuno, hingga kini tak tergantikan jadi elemen penting desain grafis.
“Lorem ipsum” yang bertahan berabad-abad, bermula dari karya filsuf Romawi Kuno, hingga kini tak tergantikan jadi elemen penting desain grafis.
transparant.png
bottom of page