top of page

Lipstick Effect, Kemewahan Kecil di Tengah Krisis Ekonomi

Fenomena Lipstick Effect muncul ketika krisis ekonomi. Perempuan membeli kosmetik untuk memanjakan diri sebagai mekanisme psikologis mengatasi tekanan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sebuah gambar yang menunjukkan beberapa perempuan bekerja di tengah krisis ekonomi akibat Depresi Besar (Wikimedia Commons).

19 Mei
3 menit membaca

SEORANG pengunjung memilih blind box yang berisi karakter di toko permainan yang berada di pusat perbelanjaan Jakarta akhir pekan lalu. Kotak itu digoyang-goyang untuk memastikan isinya sesuai dengan yang diinginkan. Ada pula yang membeli satu set sekaligus agar mendapatkan beragam karakter, dan jika beruntung bisa mendapatkan karakter langka yang disebut secret edition.


Tren blind box atau kotak misterius berisi karakter seperti boneka, gantungan kunci, hingga aksesoris populer sejak beberapa tahun lalu. Besarnya minat anak muda terhadap blind box seakan mengingatkan pada fenomena Lipstick Effect yang muncul ketika krisis ekonomi.


Saat terjadi resesi, ketika anggaran semakin ketat dan konsumen mengurangi pengeluaran, orang mengira penjualan barang mewah atau produk-produk terkait hobi, hiburan atau gaya hidup akan anjlok. Meski pengetatan anggaran pengeluaran tak perlu menjadi pilihan populer, penjualan barang-barang bermerek atau berkaitan dengan hobi dan gaya hidup tak sepenuhnya ambruk.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page