top of page

The Three Tarumanagara Inscriptions (Part I)

In addition to the epigraphs found on the seven inscriptions, historical sources regarding Tarumanagara also come from statues and temples at two archaeological sites.

loading_historia_white.gif
transparant.png

The Batujaya Temple Complex, which is believed to date back to the Tarumanagara era (karawangkab.go.id)

  • 18 Mei
  • 10 menit membaca

THE VILLAGE of Cibuaya in Karawang was thrown into an uproar one day in 1951. It all began with a villager named Warsinah who was digging a well. Instead of water, he discovered a statue. Startled, the villager immediately reported the find to local authorities.


“This object was discovered by Mr. Warsinah from the village of Cibuaya; it was found when he dug to a depth of 21 meters. After being reported to Village Head Erman, the statue was immediately handed over to the District Head at the time,” wrote historian Halwany Michrob in an article in Buletin Kebudayaan Jawa Barat, (the West Java Cultural Bulletin), Issue No. 2, 1976, titled “Some Issues and the Background of Archaeology in Indonesia”.


It later turned out that what Warsinah had found was a statue of the god Vishnu—later known as the Cibuaya I Vishnu Statue. Then, in 1957 and 1975, similar statues were discovered in succession, designated as Cibuaya II and Cibuaya III. Cibuaya Village subsequently became a site for archaeological excavations. All of this is, in fact, still connected to the history of Tarumanagara.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
Lagu-lagu yang mengabadikan media komunikasi populer di eranya.
Lagu-lagu yang mengabadikan media komunikasi populer di eranya.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
transparant.png
bottom of page