top of page

Pohon Hujan yang Meneduhkan

Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan cat minyak karya Max Fleischer menggambarkan Kebun Raya Bogor dengan latar belakang Istana Gubernur Jenderal, tahun 1900. (Wikimedia Commons).

12 Jul
12 menit membaca

JEJAK awal pohon hujan di Indonesia bermula dari ’s Lands Plantentuin te Buitenzorg, atau yang kini dikenal sebagai Kebun Raya Bogor. Di lembaga riset ternama itu, pohon yang kala itu masih diidentifikasi sebagai Pithecolobium saman dibudidayakan dan diteliti oleh para ilmuwan Kebun Raya.


Kebun Raya Bogor menerima kiriman beberapa biji Pithecolobium saman pada 1870 dari Trinidad –sebuah pulau di Karibia yang dalam dokumen kolonial lawas kerap dikelompokkan sebagai wilayah Amerika Selatan. Saat itu Trinidad adalah koloni Inggris. Besar kemungkinan, biji tersebut dikirim ke Bogor melalui jejaring antarkebun raya kolonial yang waktu itu telah terbentuk.


“Ketika biji-biji itu berkecambah, kami segera dapat menanam beberapa bibit. Karena biji-biji itu dikirim dengan nama Calliandra, dan ini adalah nama semak yang tidak terlalu besar, bibit-bibit itu ditanam dengan jarak 3 hingga 4 meter. Ternyata terlambat diketahui bahwa jarak ini terlalu dekat dan pohon-pohon raksasa pun tumbuh dengan cabang saling berbelit,” catat Hendrik J. Wigman, ahli hortikultura Belanda yang bekerja di Kebun Raya sejak 1869, dalam tulisannya yang berjudul “Verfraaing Onzer Steden” (Mempercantik Kota-Kita) di jurnal Teysmannia, Vol. 26, tahun 1915.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
Segala permasalahan tak harus selesai dengan adu otot. Hanya dengan kepala dingin, semua masalah akan mencair.
Segala permasalahan tak harus selesai dengan adu otot. Hanya dengan kepala dingin, semua masalah akan mencair.
Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, ritual adat digelar tanpa kemeriahan. Berharap pagebluk hilang.
Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, ritual adat digelar tanpa kemeriahan. Berharap pagebluk hilang.
Kekerasan, darah, seks, dan eksploitasi tubuh perempuan mendominasi film-film silat Indonesia. Wiro Sableng kekinian berusaha meninggalkannya.
Kekerasan, darah, seks, dan eksploitasi tubuh perempuan mendominasi film-film silat Indonesia. Wiro Sableng kekinian berusaha meninggalkannya.
Kendala bahasa dan prasangka rasial menyebabkan para dokter Eropa kesulitan mendiagnosis kondisi kejiwaan pasien pribumi.
Kendala bahasa dan prasangka rasial menyebabkan para dokter Eropa kesulitan mendiagnosis kondisi kejiwaan pasien pribumi.
Sepakbola Australia bermula dari rumahsakit jiwa. Sempat dua kali ditolak masuk Asia.
Sepakbola Australia bermula dari rumahsakit jiwa. Sempat dua kali ditolak masuk Asia.
Niatnya bergabung dengan militer agar bisa belajar film. Dia sempat belajar bertani waktu di Laos, akhirnya tenar sebagai musikus.
Niatnya bergabung dengan militer agar bisa belajar film. Dia sempat belajar bertani waktu di Laos, akhirnya tenar sebagai musikus.
transparant.png
bottom of page