top of page

Kisah Tukang Kebun Istana Bogor

Karena kesulitan dana, Kebun Raya Bogor terpaksa diserahkan pengelolaannya kepada seorang tukang kebun istana.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Johannes Elias Teysmann sekitar 1882. (Eigen Haard/Wikimedia Commons).

11 Jan 2025
5 menit membaca

Diperbarui: 14 Sep

SEJAK didirikan pada 1817, Kebun Raya Bogor diimpikan sebagai pusat kegiatan ilmiah di Hindia Belanda. Harapan itu terwujud, bahkan terlampaui, pada 1890-an. Kala itu Kebun Raya dianggap sebagai salah satu pusat kegiatan ilmiah utama di kawasan tropis. Ia menjadi ikon Pulau Jawa.


Namun sejatinya, di awal-awal perjalanan sejarahnya, Kebun Raya sempat menghadapi masa-masa sulit. Pada pertengahan 1820-an, pemerintah kolonial mengalami kesulitan finansial –salah satunya karena Perang Jawa– dan terpaksa melakukan penghematan anggaran. Hal ini berdampak pada Kebun Raya.


Dalam Science Cultivating Practice, A History of Agricultural Science in The Netherlands and Its Colonies 1864-1986, disertasi di Wageningen University Belanda tahun 2001, Harro Maat mencatat, pada Agustus 1826, pembiayaan operasional Kebun Raya dipotong dan jabatan direktur dihapuskan. Pengelolaan Kebun Raya kemudian dijadikan satu dengan kantor istana gubernur jenderal. Kebun Raya pun hanya menjadi suatu pekarangan biasa di sekitar istana.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
Segala permasalahan tak harus selesai dengan adu otot. Hanya dengan kepala dingin, semua masalah akan mencair.
Segala permasalahan tak harus selesai dengan adu otot. Hanya dengan kepala dingin, semua masalah akan mencair.
Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, ritual adat digelar tanpa kemeriahan. Berharap pagebluk hilang.
Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, ritual adat digelar tanpa kemeriahan. Berharap pagebluk hilang.
Kekerasan, darah, seks, dan eksploitasi tubuh perempuan mendominasi film-film silat Indonesia. Wiro Sableng kekinian berusaha meninggalkannya.
Kekerasan, darah, seks, dan eksploitasi tubuh perempuan mendominasi film-film silat Indonesia. Wiro Sableng kekinian berusaha meninggalkannya.
Kendala bahasa dan prasangka rasial menyebabkan para dokter Eropa kesulitan mendiagnosis kondisi kejiwaan pasien pribumi.
Kendala bahasa dan prasangka rasial menyebabkan para dokter Eropa kesulitan mendiagnosis kondisi kejiwaan pasien pribumi.
Sepakbola Australia bermula dari rumahsakit jiwa. Sempat dua kali ditolak masuk Asia.
Sepakbola Australia bermula dari rumahsakit jiwa. Sempat dua kali ditolak masuk Asia.
Niatnya bergabung dengan militer agar bisa belajar film. Dia sempat belajar bertani waktu di Laos, akhirnya tenar sebagai musikus.
Niatnya bergabung dengan militer agar bisa belajar film. Dia sempat belajar bertani waktu di Laos, akhirnya tenar sebagai musikus.
transparant.png
bottom of page