- 2 jam yang lalu
- 12 menit membaca
JAM sudah menunjukkan pukul 6.15 petang ketika dua mobil sedan diikuti satu minibus tiba dan parkir di sebuah rumah di Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia pada 22 Juli 1994. Sesosok perempuan lalu turun dari salah satu mobil yang sontak disambut sanak keluarga yang menanti di pekarangan.
Hari itu untuk kali pertama Shamsiah Fakeh, perempuan tadi, bersua kembali dengan keluarga besarnya. Haji Ramli, sang pemilik rumah sekaligus sang adik, adalah yang paling pertama menyambut perempuan yang hampir berusia 70 tahun itu dengan pelukan diikuti pertanyaan keadaan.
“Sihat,” kata Shamsiah menjawab pertanyaan adiknya sebagaimana dikisahkan artikel “Bekas ketua komunis wanita pulang ke sisi keluarga” di Berita Harian edisi 23 Juli 1994.
Mengenakan blouse sederhana dipadu kerudung putih dan kain batik sebagai bawahan, Shamsiah masuk dengan didampingi suaminya, Ibrahim Mohamad. Anak-anak dan para cucunya yang lebih dulu tiba sudah menanti di dalam rumah.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















