Peristiwa ini berawal dari ketegangan yang dipicu oleh kecemburuan sosial dan tekanan ekonomi. Aksi kekerasan, penjarahan, dan pembakaran meninggalkan luka sosial yang mendalam.
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
Komentar