top of page

Format Sejarah Cerdas Cermat

Lomba asah-otak layaknya cerdas cermat mulanya untuk para serdadu Perang Dunia II. Radio hingga televisi lantas mengadaptasinya untuk pelajar.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Adegan cerdas cermat kala tim SD Muhammadiyah Gantong menjawab pertanyaan dengan benar namun dinilai salah oleh juri, dalam film "Laskar Pelangi" (milesfilms.net)

14 Mei
6 menit membaca

Diperbarui: 17 Mei

LOMBA Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 di tingkat Provinsi Kalimantan Barat geger akibat penjuriannya kontroversial. Meski lomba cerdas cermatnya bakal digelar ulang, hingga tulisan ini diturunkan para pimpinan MPR yang mengeluarkan keputusannya belum memastikan kapan pelaksanaan lomba ulangnya.


Kontroversi penjurian yang viral terjadi di babak final lomba cerdas cermat di Pontianak, Kalimantan Barat pada Sabtu (9/5/2026). Di sesi pertanyaan rebutan, peserta dari Regu C (SMAN 1 Pontianak) lebih dulu memencet tombol lalu memberikan jawaban namun dianggap salah sehingga nilainya dikurangi. Kemudian Regu B (SMAN 1 Sambas) menjawab dengan jawaban yang kurang lebih sama dan dibenarkan dewan juri sehingga keluar sebagai pemenang untuk mewakili Kalimantan Barat ke tingkat nasional. Sontak, Regu C memprotes dan juri memberi alasan bahwa jawaban Regu C dianggap tidak menyebutkan penjelasan “pertimbangan dari DPD RI”.


Regu C keberatan karena mereka yakin sudah menyebut penjelasan itu. Namun dewan juri tetap menolak. Alasannya, artikulasi Regu C kurang jelas sehingga tetap memberikan minus lima pada poin yang sudah dikumpulkan Regu C.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
transparant.png
bottom of page