top of page

Terancam Uji Coba Bom Nuklir Amerika, Indonesia Galang Penolakan

Percobaan bom nuklir-hidrogen oleh Amerika Serikat di Kepualaun Eniwetok di Pasifik merisaukan seorang anggota DPR. Mendorong pemerintah galang sikap penolakan di pentas internasional.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Eddy Abdurrachman Martalogawa mempertanyakan uji coba bom oleh Amerika Serikat kepada pemerintah. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

10 Mei
6 menit membaca

UJI coba nuklir berlangsung amat masif selama Perang Dingin (1947-1991). Hal tersebut buah dari ketegangan antara Amerika Serikat (Blok Barat) dan Uni Soviet (Blok Timur) yang berlomba mengembangkan senjata nuklir sebagai bagian dari strategi deterrence (penangkalan). Sebagai bagian dari persaingan –di bermacam bidang– pengembangan teknolongi persenjataan, uji coba nuklir dilakukan negara-negara seperti Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris, dan Prancis di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Pasifik. 


Sejak akhir 1940-an hingga 1950-an, kedua negeri adikuasa itu –disusul Inggris dan Prancis–  menjadikan kawasan Pasifik sebagai lokasi uji coba karena dianggap “terpencil”. Amerika, misalnya, menjadikan Kepulauan Marshall, khususnya Atol Bikini dan Atol Eniwetok, sebagai lokasi uji coba. Akibatnya, sepanjang 1946–1958 Atol Eniwetok saja mengalami 43 kali ledakan nuklir. Sementara, Inggris menguji senjata nuklirnya di Australia dan Pasifik. Sedangkan Prancis, di Sahara dan Pasifik Selatan. 


Kawasan-kawasan tersebut dijadikan “laboratorium nuklir” tanpa mempertimbangkan keselamatan penduduk setempat. Padahal, dampak ledakan tak terbatas di lokasi uji coba semata. Paparan radioaktif dan timbunan limbah berbahayanya menjadi ancaman bagi wilayah yang lebih luas. Uji coba di Eniwetok, misalnya, bisa mempengaruhi lingkungan hidup Pulau Halmahera yang berjarak sekitar 3.800 km di barat dayanya.  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Mengelola parkir bukan urusan gampang. Sebelum dikelola Pemda Jakarta, parkir dikelola secara borongan.
Mengelola parkir bukan urusan gampang. Sebelum dikelola Pemda Jakarta, parkir dikelola secara borongan.
Mewarisi ambisi JFK mendaratkan manusia di bulan 50 tahun lalu, Donald Trump terobsesi memasang bendera di Mars.
Mewarisi ambisi JFK mendaratkan manusia di bulan 50 tahun lalu, Donald Trump terobsesi memasang bendera di Mars.
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
Media asing heran di Bali minim kasus Corona. Barangkali karena orang Bali menjalankan tradisi leluhur dalam menghadapi wabah penyakit.
Media asing heran di Bali minim kasus Corona. Barangkali karena orang Bali menjalankan tradisi leluhur dalam menghadapi wabah penyakit.
Lewat kemenangan 6-1 Spurs membuat Old Trafford jadi kuburan bagi pemiliknya. Mengulang sejarahnya.
Lewat kemenangan 6-1 Spurs membuat Old Trafford jadi kuburan bagi pemiliknya. Mengulang sejarahnya.
Sebuah tempat penyulingan anggur berusia ribuan tahun ditemukan di Armenia.
Sebuah tempat penyulingan anggur berusia ribuan tahun ditemukan di Armenia.
transparant.png
bottom of page