top of page

Nuklir yang Tak Pernah Padam

Pembangkit listrik tenaga nuklir sudah digulirkan sejak lama. Berkali-kali gagal dibangun tapi tetap masuk dalam rencana pemerintah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. ( M.A. Yusuf/Historia.ID).

  • 9 Des 2022
  • 16 menit membaca

Diperbarui: 9 Apr

LANGIT kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong Tangerang Selatan mulai temaram. Di tengah gerimis, saya melangkahkan kaki menuju Gedung 31 yang menaungi Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS). Saya harus melewati dua pos pengecekan (screening) cukup ketat untuk masuk gedung. Pengecekan lanjutan dilalui jika ingin menengok teras reaktor dan Ruang Kendali Utama (RKU) di lantai dua.


RKU berbentuk pentagon (segilima) tak beraturan. Tiga bidang dindingnya melekat tiga panel besar. Beberapa operator muda mengamati indikator di panel dan layar-layar monitor. Lewat kaca di dinding RKU, saya melihat ke lantai dasar teras reaktor dan reaktor nuklir yang mulai beroperasi pada 1987 itu. 


RSG-GAS adalah reaktor untuk penelitian yang tak menghasilkan listrik. Dayanya hanya 30 megawatt (MW). Sementara reaktor untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) bisa mencapai 1400 MW. Kendati demikian prinsip kerjanya hampir sama.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Anak muda putus sekolah dan menganggur menjadi problem di banyak daerah di Indonesia. Di Jombang, sebuah kota kecil di Jawa Timur, mereka diberikan keterampilan praktis dan praktik lapangan lalu dikirim ke Lampung dalam program Transmigrasi Pramuka.
bg-gray.jpg
The United States’ hydrogen bomb tests in the Eniwetok Atoll in the Pacific alarmed a member of the Indonesian House of Representatives, who urged the government to mobilize opposition on the international stage.
bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Brompton bukan sepeda lipat pertama di dunia. Tapi mengapa ia begitu terkenal?
Brompton bukan sepeda lipat pertama di dunia. Tapi mengapa ia begitu terkenal?
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Bak kanker kronis, rasisme tetap tumbuh di lapangan hijau. Mencoreng keindahan sepakbola.
Bak kanker kronis, rasisme tetap tumbuh di lapangan hijau. Mencoreng keindahan sepakbola.
transparant.png
bottom of page