top of page

Jalan Terjal Alhilaal

Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 29 Apr
  • 19 menit membaca

MINGGU, 14 Oktober 1934. Para penonton memadati lapangan alun-alun Pekalongan, Jawa Tengah. Pertandingan ini selalu ditunggu-tunggu penikmat sepakbola. Mempertemukan Alhilaal, klub sepakbola Arab, dan Tsing Hua Hui (THH), klub sepakbola Tionghoa. Kendati satu kota, kedua kesebelasan punya sejarah rivalitas yang kuat. Mereka juga punya pendukung fanatik.


“Begitu populernya kedua kesebelasan itu sehingga saya masih hafal beberapa nama pemainnya. Dari kesebelasan Alhilaal antara lain Bachtir (kiper), Baldjoen, Soengkar dan Maliki (barisan penyerang), sedangkan pemain kesebelasan THH antara lain Yap Chau dan Oei Guat Hoen,” kenang Hoegeng Imam Santoso, yang kelak menjabat kepala Kepolisian RI dan dikenal sebagai “polisi bersih”, dalam otobiografinya.


Pertandingan ini merupakan program amal untuk mengumpulkan dana krisis (afdeelingscrisisfonds), termasuk menangani penggangguran. Panitia diketuai oleh pelaksana tugas walikota dan dibantu oleh beberapa ahli sepakbola Pekalongan. Program dilaksanakan setelah mendapat izin dari Voetbalbond Semarang en Omstreken (VSO), federasi sepakbola Semarang dan sekitarnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Percobaan bom nuklir-hidrogen oleh Amerika Serikat di Kepualaun Eniwetok di Pasifik merisaukan seorang anggota DPR. Mendorong pemerintah galang sikap penolakan di pentas internasional.
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, milisi Serbia memandu orang-orang kaya untuk “Sarajevo Safari”. Ibu hamil jadi yang termahal untuk diburu via senapan.
Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, milisi Serbia memandu orang-orang kaya untuk “Sarajevo Safari”. Ibu hamil jadi yang termahal untuk diburu via senapan.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
transparant.png
bottom of page