top of page

Tionghoa Semarang dalam Sepakbola

Union Football Club mewarnai perkembangan sepakbola di Semarang. Ia juga bersaing dengan klub-klub Tionghoa yang kuat dari Batavia dan Surabaya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tim Union Football Club. (Dok. M. Fatkhi).

15 Okt 2025
12 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

PERTANDINGAN dibuka dengan agak membosankan. Kedua tim bermain apik di lini tengah, tapi kehilangan ketenangan di depan gawang. Union Football Club perlahan-lahan menguasai pertandingan, yang memaksa pemain-pemain Roekoen Agawe Santoso (RAS), klub asal Temanggung, bertahan. Sayang, beberapa tembakan membentur mistar gawang. Union akhirnya membuka skor melalui kaki Kiem Ing. Union mempertahankan dominasinya kendati tak bisa menambah gol sampai turun minum.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page