top of page

Penembak Jitu Desersi Ikut Panglima Polem

Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Perang Aceh, tempat serdadu KNIL bernama Kamby membelot ke pihak Aceh. (Wereldmuseum Amsterdam/Wikimedia Commons).

5 Mei
2 menit membaca

DI BIVAK Cot Dah, Lhokseumawe, Aceh antara 6-8 Juli 1899, seorang fuselier (prajurit infanteri) asal Ambon dengan nomor stamboek 54784 melapor kepada komandan peletonnya bahwa dirinya sedang sakit.


Alih-alih mendapatkan izin, prajurit dari Batalyon Infanteri ke-3 Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger (KNIL) itu malah dipukuli oleh sersan di peleton tersebut. Setelah dipukuli, prajurit bernama Kamby itu segera ditugaskan berjaga.

 

Kamby harus terus waspada terhadap serangan para pejuang Aceh yang menjadi musuh pemerintah kolonial meski tubuhnya sedang sakit. Tugas itu tetap diselesaikannya. Setelah berjaga, Kamby dilaporkan hilang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page