top of page

Demi Mudik, Serdadu Indo-Jawa KNIL Pilih Desersi

Bertumbuh di Jawa membuatnya punya kerinduan besar pada kampung halaman. Adanya tawaran berpadu kenekatannya membawa George Reuneker memilih desersi demi mudik.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi kereta api. (M.F. Mukthi/Historia.ID).

16 Mar
3 menit membaca

Diperbarui: 16 Apr

KERETA api Istimewa disediakan pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk membawa rombongan Dr Koets dari Komisi Belanda ke pedalaman Jawa di daerah Republik Indonesia pada 15 September 1946, dua minggu setelah lebaran. Saat itu antara pemerintah dengan Belanda sedang berdiplomasi guna mencari kata sepakat atas konflik keduanya.

 

Adalah Des Alwi (1927-2010), keponakan angkat Wakil Presiden Hatta, yang mengusahakan keretaapi tersebut. Pria asal Banda itu punya akses untuk ikut Kereta Istimewa dari Jakarta lantaran punya banyak kawan ketika berada di Surabaya dan Jakarta.


Jumlah kawannya bertambah setelah Indonesia merdeka dan banyak yang lebih tua darinya. Salah satu kawannya, George Reuneker, menumpang dalam Kereta Istimewa itu. “George Reuneker menyelundupkan senjata itu di bawah tempat duduk Dr. Koets di kereta api,” kenang Des Alwi dalam Seri Dimata: Pribadi Manusia Hatta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Sebelum payung hukum dibuat, mengusut kasus kekerasan dalam rumah tangga bak menegakkan benang basah.
Sebelum payung hukum dibuat, mengusut kasus kekerasan dalam rumah tangga bak menegakkan benang basah.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Prancis menjual wilayah Louisiana kepada Amerika Serikat. Salah satu penjualan tanah terbesar di dunia.
Prancis menjual wilayah Louisiana kepada Amerika Serikat. Salah satu penjualan tanah terbesar di dunia.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
transparant.png
bottom of page