- 4 hari yang lalu
- 6 menit membaca
TIM bulutangkis Prancis mencetak sejarah di Piala Thomas. Negara yang sebelumnya tak pernah dipandang, apalagi masuk sebagai negara top bulutangkis itu menumbangkan Indonesia 4-1 di pertandingan terakhir penyisihan Grup D pada 28 April 2026.
Hasil tersebut mencoreng wajah perbulutangkisan Indonesia selaku pemegang terbanyak Piala Thomas. Untuk pertamakalinya, Indonesia gagal lolos dari penyisihan grup dalam turnamen edisi ke-31 itu yang digelar di Horsens, Denmark, 24 April-3 Mei 2026.
Padahal, dari lima partai Indonesia hanya perlu menang dua partai dari Popov Bersaudara (Christo dan Toma Junior). Nahas, Jonathan Christie kalah dari Christo Popov (21-19, 21-14), Alwi Farhan menyerah dari Alex Lanier (21-16, 21-19), Anthony Ginting keok dari Toma Junior Popov (22-20, 15-21, 22-20), dan pasangan Muhammad Reza Pahlevi Isfahani/Sabar Karyaman Gutama ditundukkan Éloi Adam/Léo Rossi (21-19, 21-19). Alhasil kemenangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dari Christo Popov/Toma Junior Popov (21-18, 19-21, 21-11) tak berarti lagi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















