top of page

Indonesia dan Kejayaan All England

Indonesia merajai All England pada 1979. Capaian dahsyat itu hingga ini belum bisa digeser.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Arena Birmingham, venue All England 2021 yang takkan diikuti tim Indonesia setelah dipaksa mundur. (allenglandbadminton.com).

18 Mar 2021
5 menit membaca

Diperbarui: 6 Mei

TURNAMEN All England yang selama ini dibanggakan oleh rakyat Indonesia karena telah melahirkan banyak juara, tahun ini ibarat “penjahat”. Tak satu pun pebulutangkis Indonesia memiliki peluang untuk mempertahankan tradisi juara di turnamen bulutangkis tertua itu.


Induk bulutangkis dunia, BWF, mengumumkan dalam laman resminya, Kamis (18/3/2021), tim Indonesia terpaksa mengundurkan diri dari All England ke-113 (17-21 Maret 2021) karena dalam pesawat yang ditumpangi tim Indonesia pada 13 Maret lalu terdapat satu penumpang yang terpapar virus COVID-19 setelah melalui tracing yang dilakukan otoritas kesehatan Inggris.


Alhasil pemerintah Inggris mewajibkan seluruh penumpang, termasuk tim Indonesia, untuk karantina selama 10 hari terhitung dari hari pertama mereka tiba di Inggris, 13 Maret. Itu artinya, tim Indonesia takkan bisa datang ke venue di Utilita Arena Birmingham.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
transparant.png
bottom of page