top of page

Thomas Cup, Piala Dunia-nya Bulutangkis

Sebagai Piala Dunia-nya bulutangkis, Thomas Cup impian banyak negara.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 31 Mei 2018
  • 2 menit membaca

SEJAK juara kali pertama tahun 1958, Indonesia masih jadi negara pengoleksi Thomas Cup terbanyak dengan 14 trofi. Rekor ini mulai dikuntit China dengan mengoleksi 11 gelar.


Thomas Cup merupakan turnamen bulutangkis beregu putra paling prestisius. “Thomas Cup digagas Sir George Alan Thomas, pebulutangkis Inggris yang sangat sukses di awal 1900-an, di mana dia terinspirasi Piala Davis tenis dan Piala Dunia sepakbola yang sudah ada sejak 1930,” tulis Anil Taneja dalam World of Sports Indoor.


Sir Thomas, presiden International Badminton Federation (IBF), pada 11 Maret 1939 mengajukan ide itu ke komite IBF saat berlangsungnya turnamen All England di London’s Royal Horticultural Hall. Dalam majalah Allsports edisi Mei 1984, Sir Thomas mengajukan gagasan itu karena merasa sudah waktunya ada turnamen internasional yang lebih global dari All England.


Setelah membahas ide Sir Thomas itu, Rapat Umum Anggota IBF menyetujui pada 5 Juli 1939. Turnamen yang bernama awal The International Badminton Championship Challenge itu rencananya digelar pada musim 1941-1942. Namun, Perang Dunia II menggagalkannya.


Baru pada 1948-1949 Thomas Cup bisa digelar di Preston, Inggris. Formatnya, para partisipan terlebih dulu mesti melewati babak kualifikasi inter-zone: Zona Amerika, Eropa, dan Pasifik. Tiga juara zona berhak ikut putaran final pada 22-26 Februari 1949.


Tiga peserta yang menjadi wakil masing-masing zona yakni Amerika Serikat mewakili Benua Amerika, Denmark mewakili Zona Eropa, dan Malaya (kini Malaysia) mewakili Zona Pasifik. Wakil Asia yang dikucilkan, Malaya, justru berhasil merebut Thomas Cup pertama setelah menyingkirkan Amerika di babak pertama dan Denmark di final.



“Di masa itu, tim besarnya adalah Amerika. Inggris dan Denmark juga hebat. Mereka belum pernah mendengar tentang Malaya. Mereka bahkan tak tahu di mana letak Malaya,” kenang Teoh Seng Khoon, salah satu anggota tim Malaya, sebagaimana diberitakan The Star, 8 November 2008.


Trofi dan Kompetisi di Era Modern


Trofi Thomas Cup, yang jadi impian para pemain bulutangkis untuk dicium dan dibawa pulang, dibuat oleh perusahaan Atkin Bros asal London. Menurut situs bwfthomasubercups.com, trofi Thomas Cup dengan tinggi 28 inci dan lebar 16 inci berdesain cangkir besar dengan figur pebulutangkis pria di atas tutup cangkirnya. Trofi terbuat dari perak-emas senilai 40 ribu dolar Amerika.


Sebagaimana nama turnamennya, trofi ini mulanya juga dinamai The International Badminton Championship Challenge Cup dan sudah dipublikasikan sejak 4 Juli 1940. Di kemudian hari, nama trofi diganti jadi Thomas Cup untuk mengabadikan nama penggagasnya.


Seiring berjalannya waktu, jumlah peserta meningkat. Zona kualifikasi ditambah inter-zona Australia dan Zona Pasifik diubah menjadi Zona Asia.


Indonesia pertama kali tampil pada 1958. Di momen debut itu Indonesia langsung keluar sebagai juara. Di final yang dimainkan di Singapore Badminton Hall pada 14-15 Juni 1958, Indonesia menggilas Malaya 6-3.


Leo Suryadinata dalam Southeast Asian Personalities of Chinese Descent menyebut tim Indonesia berisi pemain multietnis dengan tulang punggungnya pebulutangkis Tionghoa. Mereka adalah Olich Solihin, Eddy Yusuf, Lie Po Djian, Tan King Gwan, Tjan Kim Bie, Ferry Sonneville, dan Tan Joe Hok.


China sebagai rival terberat Indonesia baru menjuarai Thomas Cup pada 1982. Sebagaimana Indonesia, China juga menyabet trofi juara di momen debutnya. China mengandaskan Indonesia 5-4 di final yang dihelat pada 20-21 Mei 1982 di London.


Sejak 1984, Thomas Cup dan Uber Cup “dikawinkan” sehingga selalu digelar bersamaan. Pada tahun itu juga format baru diperkenalkan, Thomas dan Uber Cup jadi turnamen dua tahunan.*



Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Pernah menjadi wartawan perang dan penerjemah dalam momen-momen penting sejarah dunia, Sosrokartono yang menguasai banyak bahasa menutup hidup dengan ilmu kebatinan.
bg-gray.jpg
Prasasti Tugu turut meriwayatkan Kali Bekasi dan Kali Cakung Lama. Satu dari tujuh prasasti penting warisan Tarumanagara.
bg-gray.jpg
This is a story of a watch repairman who contributed to Christianization in Surabaya, Indonesia. He wanted Javanese Christians to be like the Dutch.
bg-gray.jpg
Jambi termasuk daerah sulit direbut pasukan payung dan Gadjah Merah Belanda. Diprioritaskan untuk direbut karena menjadi penghasil minyak buat Indonesia.
Setelah Jerman kalah dalam Perang Dunia II, pasukan Soviet berusaha mencari jenazah Adolf Hitler. Penemuan jenazah mirip Hitler memicu spekulasi bahwa pemimpin Nazi itu memiliki doppelgänger atau sosok pengganti.
Setelah Jerman kalah dalam Perang Dunia II, pasukan Soviet berusaha mencari jenazah Adolf Hitler. Penemuan jenazah mirip Hitler memicu spekulasi bahwa pemimpin Nazi itu memiliki doppelgänger atau sosok pengganti.
Dituding membocorkan rahasia negara, Asa Bafagih menjadi wartawan pertama yang dilaporkan ke Kejaksaan Agung. Peristiwa Bafagih sekaligus yang pertama dalam sejarah pers Indonesia ketika hak ingkar wartawan berhasil dipertahankan.
Dituding membocorkan rahasia negara, Asa Bafagih menjadi wartawan pertama yang dilaporkan ke Kejaksaan Agung. Peristiwa Bafagih sekaligus yang pertama dalam sejarah pers Indonesia ketika hak ingkar wartawan berhasil dipertahankan.
Tradisi mudik Lebaran menjadi salah satu mobilitas penduduk terbesar yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan perkembangan transportasi serta infrastruktur. Grafik berikut memperlihatkan dinamika kenaikan dan penurunan jumlah pemudik di Indonesia.
Tradisi mudik Lebaran menjadi salah satu mobilitas penduduk terbesar yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan perkembangan transportasi serta infrastruktur. Grafik berikut memperlihatkan dinamika kenaikan dan penurunan jumlah pemudik di Indonesia.
Propaganda perang terus bergonta-ganti wahana seturut perkembangan teknologi. Bila Indonesia punya K’Tut Tantri, dulu Blok Poros juga punya propagandis perempuan lewat radio. Kini Iran pakai AI untuk “nge-troll” Amerika.
Propaganda perang terus bergonta-ganti wahana seturut perkembangan teknologi. Bila Indonesia punya K’Tut Tantri, dulu Blok Poros juga punya propagandis perempuan lewat radio. Kini Iran pakai AI untuk “nge-troll” Amerika.
Kerajaan ini tercatat sebagai kerajaan tertua di Jawa. Raja Purnawarman, sebagai raja yang paling terkenal pernah menghadiahkan 1000 ekor sapi.
Kerajaan ini tercatat sebagai kerajaan tertua di Jawa. Raja Purnawarman, sebagai raja yang paling terkenal pernah menghadiahkan 1000 ekor sapi.
Sukses menjadi penyanyi di Belanda, Sandra Reemer amat didukung ayahnya yang mantan serdadu KNIL di Bandung.
Sukses menjadi penyanyi di Belanda, Sandra Reemer amat didukung ayahnya yang mantan serdadu KNIL di Bandung.
transparant.png
bottom of page