- 13 Jun
- 2 menit membaca
Diperbarui: 14 Jun
AKHIR tahun 1963, Letnan Kahardiman ditugaskan oleh Deputi Menteri Panglima Angkatan Udara (DMPAU) Komodor Soeharnoko Harbini untuk pergi ke Salatiga, Jawa Tengah. Di sana Kahardiman akan mendampingi Fransiskus Xaverius Adisusanto alias Toto. Toto diseret ke pengadilan karena menyerempet perwira kavaleri Angkatan Darat ketika sedang belajar mengemudikan mobil.
Ketika di Salatiga, Letnan Kahardiman mengunjungi salah satu orang berpengaruh di Salatiga, yakni Komandan KOREM 073/Makutarama Letnan Kolonel Roestamadji Wibowo. Kahardiman menyampaikan keperluannya di Salatiga.
Komandan KOREM, meski sama-sama Angkatan Darat dengan perwira kavelari yang diserempet tadi, rupanya juga telah berhubungan baik dengan keluarga Toto. Bahkan KOREM rajin mengirimi beras kepada keluarga Rahayu, Ibu Toto.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















