top of page

Semaoen Merahkan Sarekat Islam

Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Semaoen. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

13 Sep
8 menit membaca

RAPAT akbar Sarekat Islam (SI) berlangsung di taman kota Semarang pada hari minggu pertama Mei 1917. Sejak pagi, ribuan kader SI cabang Semarang datang berbondong-bondong. Mereka hendak memilih ketua umum dengan dua kandidat: Mohammad Joesoef sebagai petahana dan pemuda Semaoen, aktivis di kalangan buruh.


Joesoef memulai kampanyenya dengan berceramah tentang asal-usul gerakan kebangsaan Hindia dan secara khusus gerakan SI. Dia menekankan komitmennya terhadap SI tak pernah berkurang. Namun, dia menolak dicalonkan kembali. Seorang kepala warga, yang mengatasnamakan anggota, mendesak Joesoef tetap maju. Beberapa anggota lain berpendapat untuk memilih ketua baru dan mencalonkan Semaoen sebagai kandidat.


Pertemuan menjadi keributan. Sorak-sorai dan teriakan begitu keras dan memekakkan telinga. Ratusan orang menyerukan Joesoef, yang lain menyerukan Semaoen. Joesoef tetap pada pendirian menolak dicalonkan. Protes Semaoen agar Joesoef tetap menjabat sebagai ketua tak diindahkan. Namun, sebagian besar anggota tidak menyetujui Joesoef.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Meski klub-klubnya amatiran dan dicengkeram perangkat-perangkat pemerintah, Korea Utara pernah bikin kejutan di Piala Dunia.
Meski klub-klubnya amatiran dan dicengkeram perangkat-perangkat pemerintah, Korea Utara pernah bikin kejutan di Piala Dunia.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Mengutip pidato Sukarno, Basuki Tjahaja Purnama meminta pendukungnya tidak golput. Pilihlah partai politik yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.
Mengutip pidato Sukarno, Basuki Tjahaja Purnama meminta pendukungnya tidak golput. Pilihlah partai politik yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.
transparant.png
bottom of page