top of page

Ahmad Subardjo from Karawang

Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ahmad Subardjo with his siblings. From left to right: Siti Chadidjah, Ahmad Subardjo, Abdul Rachman, and Siti Alimah. (The National Library of Indonesia)

60 menit yang lalu
7 menit membaca

ON the banks of the Citarum River lies a small village called Teluk Jambe. It is located near Karawang, a regency that was famous during the colonial era as a rice-producing region. Traffic in Karawang was bustling and busy because it served as a train stop on the route from Bandung to Batavia and vice versa. To reach Karawang, people had to cross the Citarum River at Teluk Jambe.


It was also in Teluk Jambe where Teuku Yusuf served as a civil service police officer. He was responsible for maintaining order and security in and around Teluk Jambe, which was frequently plagued by thieves and robbers. On March 23, 1896, Teuku Yusuf and his wife, Wardinah, were blessed with their fourth child, whom they named Ahmad Subardjo.


“When I was born, my father was still serving as a civil service police officer, the lowest rank in the civil service,” Ahmad Subardjo recalled in Kesadaran Nasional: Sebuah Otobiografi (National Consciousness: An Autobiography). “My mother proudly told me that my father had once been awarded a medal by the government in recognition of his service after he successfully apprehended a much-feared robber.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Tak ingin direpotkan oleh penanganan tawanan, serdadu SS Nazi bantai tawanan asal Kanada usai pendaratan Normandia.
Tak ingin direpotkan oleh penanganan tawanan, serdadu SS Nazi bantai tawanan asal Kanada usai pendaratan Normandia.
Kegagalan demi kegagalan menjadi bagian dari sejarah perkembangan pesawat terbang.
Kegagalan demi kegagalan menjadi bagian dari sejarah perkembangan pesawat terbang.
Meski klub-klubnya amatiran dan dicengkeram perangkat-perangkat pemerintah, Korea Utara pernah bikin kejutan di Piala Dunia.
Meski klub-klubnya amatiran dan dicengkeram perangkat-perangkat pemerintah, Korea Utara pernah bikin kejutan di Piala Dunia.
transparant.png
bottom of page