top of page

Kisah Leluhur Ahmad Subardjo

Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Keluarga besar Ahmad Subardjo. Duduk: Teuku Jusuf (ayah), Wardinah (ibu), Siti Chadidjah (kakak), Siti Alimah (kakak), Abdul Rachman (kakak), Abdul Manap (nama kecil dari Ahmad Subardjo). (Repro Kesadaran Nasional).

5 Agu
4 menit membaca

Diperbarui: 24 Agu

BUNGA kamboja putih bersih bertaburan di atas makam Teuku Muhammad Usman di tepi sungai Cimanuk, dekat Penganjang, Jawa Barat. Di atas batu nisannya tertulis: “leluhur dan guru kami yang tercinta dari Aceh.”


“Dia meninggal dalam usia lanjut pada 1895, setahun sebelum aku dilahirkan, dikuburkan oleh orang-orang sekampungnya dan murid-muridnya yang merasa berterima kasih kepadanya,” kata Ahmad Subardjo dalam otobiografinya, Kesadaran Nasional.


Sekira 55 tahun lalu, sebuah kapal layar kandas di pantai utara Cirebon, dekat kota kecil Indramayu. Kapal layar itu terdampar setelah tak berdaya melawan topan yang menyerang. Layarnya terkoyak yang menyebabkan kapal terbalik.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page