- 32 menit yang lalu
- 4 menit membaca
BUNGA kamboja putih bersih bertaburan di atas makam Teuku Muhammad Usman di tepi sungai Cimanuk, dekat Penganjang, Jawa Barat. Di atas batu nisannya tertulis: “leluhur dan guru kami yang tercinta dari Aceh.”
“Dia meninggal dalam usia lanjut pada 1895, setahun sebelum aku dilahirkan, dikuburkan oleh orang-orang sekampungnya dan murid-muridnya yang merasa berterima kasih kepadanya,” kata Ahmad Subardjo dalam otobiografinya, Kesadaran Nasional.
Sekira 55 tahun lalu, sebuah kapal layar kandas di pantai utara Cirebon, dekat kota kecil Indramayu. Kapal layar itu terdampar setelah tak berdaya melawan topan yang menyerang. Layarnya terkoyak yang menyebabkan kapal terbalik.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

















