top of page

Mengenang Jenderal Gatot Soebroto di Ungaran

Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sosok Jenderal TNI Gatot Soebroto dalam cardboard di Museum Gatot Soebroto. (Randy Wirayudha/Historia.ID).

55 menit yang lalu
8 menit membaca

ASRI, rapi, dan kokoh. Begitulah “tampang” sebuah rumah bergaya Prairie House dengan pengaruh art-deco kental di Jalan Brigjen Sudiarto, Ungaran, Semarang itu. Terletak sekitar 100 meter sebelah selatan Benteng Fort Willem II, rumah itu pernah dihuni seorang tokoh besar: Jenderal (Anm.) Gatot Soebroto.


Sejak 2017 rumah itu diurus Lawrence Locsin Sardjono. Ia cucu Gatot Soebroto dari anak ketiganya, Nanang Bambang Sardjono. Sembari mengurus rumah peninggalan kakek yang baru lima tahun dijadikan museum pribadi itu, Lawrence membuka restoran Off-Grid Smokehouse & Grill.


Itu alasannya mengapa rumah-Museum Gatot Soebroto tersebut tak terbuka untuk umum. Maka tak ada papan petunjuk museumnya. Meski Lawrence menyatakan museum itu terbuka untuk dikunjungi siapa saja, calon pengunjung mesti lebih dulu mengontak pihaknya. Tak bisa dadakan datang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
Sejarawan mengungkap peran Sanusi Pane sebagai budayawan, aktivis politik, hingga jurnalis kritis pada masa pergerakan nasional.
Sejarawan mengungkap peran Sanusi Pane sebagai budayawan, aktivis politik, hingga jurnalis kritis pada masa pergerakan nasional.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
Para pengunjung dibawa tenggelam dalam sajian penuh kenangan di Festival Mesin Waktu 2019
Para pengunjung dibawa tenggelam dalam sajian penuh kenangan di Festival Mesin Waktu 2019
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
Secara resmi Perang Korea belum berakhir. Dan perseteruan pun masih kerap terjadi, yang antara lain diredakan dengan sebuah lapangan golf.
Lewat kemenangan 6-1 Spurs membuat Old Trafford jadi kuburan bagi pemiliknya. Mengulang sejarahnya.
Lewat kemenangan 6-1 Spurs membuat Old Trafford jadi kuburan bagi pemiliknya. Mengulang sejarahnya.
transparant.png
bottom of page