- 18 Jan 2019
- 3 menit membaca
Diperbarui: 10 Jun 2025
BASUKI Tjahaja Purnama (BTP) mengunggah surat terbaru di akun instagramnya (17/1). Surat ini dibuat untuk merespons rencana pendukungnya yang akan menyambut hari kebebasannya di Mako Brimob pada 24 Januari 2019. Dia meminta agar rencana itu diurungkan.
“Saya bebas tanggal 24 Januari 2019, adalah hari Kamis, hari orang-orang bekerja. Jalanan di depan Mako Brimob dan di depan lapas Cipinang adalah satu-satunya, jalan utama bagi saudara-saudara kita yang mau mencari nafkah. Saya sarankan demi untuk kebaikan dan ketertiban umum bersama, dan untuk menolong saya, sebaiknya saudara-saudara tidak melakukan penyambutan apalagi menginap,” tulis BTP.
Berikutnya BTP mensyukuri penahanannya dan meminta maaf kepada Ahokers, para PNS DKI, dan para pembencinya, atas segala tutur kata, sikap, perbuatan, yang sengaja maupun tidak sengaja menyakiti hati dan perasaan. Dia juga meminta setelah bebas dipanggil BTP bukan Ahok.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















