top of page

Semaoen dan Sneevliet, Simbiosis Mutualisme Mentor dan Murid

Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Semaoen yang tumbuh di masa pergerakan memilih simpang kiri jalan (Repro: "The Rise of Indonesian Communism")

6 Sep
6 menit membaca

SUATU hari pada Desember 1918, Semaoen mesti merelakan mentornya pergi. Tiga tahun lamanya, sejak 1915, Semaoen berguru padanya: Hendricus Josephus Franciscus Marie ‘Henk’ Sneevliet sang mentor.


Sneevliet diusir paksa dari Hindia Belanda lantaran dianggap gangguan berbahaya oleh pemerintah kolonial yang dipimpin Gubernur Jenderal Johan Paul van Limburg Stirum. Sejak dibebaskan dari penjara pada November 1917, Sneevliet kembali aktif di organisasi Marxis yang didirikannya, Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV/Perhimpunan Sosial Demokrat Hindia) dan serikat buruh keretaapi dan trem Vereniging van Spoor-en Tramswegpersoneel (VSTP).


Gubernur Jenderal Limburg Stirum geram pada Sneevliet yang makin ganas menyerang pemerintahannya. Klimaksnya pada 5 Desember 1918, ia menggunakan hak luar biasa, Exorbitante Rechten, untuk membuang Sneevliet tanpa peradilan. Sneevliet pun dicokok lagi lalu “dikapalkan” kembali ke Belanda.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Perempuan yang tak lelah memperjuangkan nasib sesamanya.
Perempuan yang tak lelah memperjuangkan nasib sesamanya.
Tak hanya mengerahkan satu regu POM ABRI, Manila merekrut seorang pemain untuk dijadikan“informan” khusus guna mengusir hantu suap.
Tak hanya mengerahkan satu regu POM ABRI, Manila merekrut seorang pemain untuk dijadikan“informan” khusus guna mengusir hantu suap.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Lapangan Merah kembali jadi saksi parade para patriot Rusia. Menggaungkan sentimen anti-Nazi dari masa Stalin hingga Putin.
Lapangan Merah kembali jadi saksi parade para patriot Rusia. Menggaungkan sentimen anti-Nazi dari masa Stalin hingga Putin.
transparant.png
bottom of page