top of page

Vaksin dan Harapan di Tengah Wabah Penyakit

Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Joko Widodo mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 produksi Sinovac. di Istana Merdeka, Jakarta, (13/1/2021). (Dok. Sekretariat Negara).

13 Jan 2021
5 menit membaca

Diperbarui: 5 Mei

PRESIDEN Joko Widodo mendapatkan suntikan pertama vaksinasi Covid-19 di Istana Merdeka pagi ini, Rabu (13/01/2021). Jokowi menerima dosis pertama dari vaksin produksi Sinovac.


Pemberian vaksin ini dilakukan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 produksi Sinovac. Pun setelah Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menetapkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac halal dan suci.


Dalam konferensi pers yang digelar usai vaksinasi, Joko Widodo menyatakan bahwa pemberian vaksinasi ini penting untuk memutus mata rantai penularan sekaligus memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh masyarakan Indonesia. “Keselamatan, keamanan bagi kita semua masyarakat Indonesia dan membantu percepatan proses pemulihan ekonomi,” katanya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
 Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Kengerian dan kejenakaan berpadu dalam adegan-adegan intrik di seputar kematian Stalin.
Kengerian dan kejenakaan berpadu dalam adegan-adegan intrik di seputar kematian Stalin.
Tingginya angka kematian akibat Flu Spanyol membuat permintaan kain kafan dan peti mati sangat tinggi. Situasi itu menjadi permainan para pedagang nakal.
Tingginya angka kematian akibat Flu Spanyol membuat permintaan kain kafan dan peti mati sangat tinggi. Situasi itu menjadi permainan para pedagang nakal.
transparant.png
bottom of page