- 5 Des 2017
- 2 menit membaca
Diperbarui: 16 Feb
KOLONEL I Gusti Kompyang (IGK) Manila tahu betul beragam tantangan yang bakal dihadapi ketika menduduki jabatan manajer timnas Indonesia untuk SEA Games 1991 di Manila, Filipina. Bukan hanya soal segudang problem persiapan tim, tapi juga “hantu” judi dan suap yang sudah lama membayangi persepakbolaan Indonesia.
Manila (kini Mayjen TNI Purnawirawan) punya keyakinan bahwa para bandar judi dan tukang suap masih jadi ancaman buat tim Garuda. Empat tahun sebelumnya, sebuah kasus suap menggegerkan persepakbolaan nasional. Suap hinggap ke timnas Indonesia pra-Olimpiade 1987. Elly Idris, Bambang Nurdiansyah, Noach Maryen, Louis Mahodim langsung dikenai hukuman larangan bertanding selama tiga tahun akibat kasus itu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















