top of page

IGK Manila Bukan Prajurit Biasa

Perantau dari Singaraja ini pernah terjun di Dwikora, jadi pengawal Bung Karno lalu panglima Operasi Ganesha sebelum sukses mengampu wushu dan sepakbola.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mendiang Mayjen (Purn.) I Gusti Kompyang Manila ketika di ruang kerjanya di ABN NasDem (Randy Wirayudha/Historia.ID)

19 Agu 2025
6 menit membaca

SIANG itu menjelang Hari Raya Idul Adha, Juli 2021, Mayjen (Purn.) I Gusti Kompyang (IGK) Manila menyapa hangat awak Historia.ID yang bertandang ke kantornya di gedung sekolah kader Partai Nasional Demokrat, Akademi Bela Negara (ABN NasDem), Jakarta Selatan. Sosoknya memang sudah tak lagi muda namun semangatnya masih membara jika bicara tentang sepakbola. 

 

Penulis dan fotografer Fernando Randy diizinkan bertamu meski harus terlebih dulu melakukan swab-test dengan hasil negatif. Maklum, masa itu COVID masih ramai dan ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sang jenderal pun sudah terbilang uzur, baru saja memasuki 79 tahun kala itu. 

 

Kala itu, Manila jadi sosok penting dalam sejarah sepakbola. Ia memanajeri tim nasional ketika Indonesia terakhir kali mendapatkan medali emas SEA Games 1991. Sekadar membangkitkan memori, di tahun-tahun sebelum pandemi pun prestasi timnas tengah melulu menelan kekalahan. Baru pada 2023 Indonesia mendulang emas sepakbola lagi di SEA Games. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Kisah petani yang melawan perusahaan raksasa. Di balik fisiknya yang renta, semangat perlawanannya berapi-api.
Kisah petani yang melawan perusahaan raksasa. Di balik fisiknya yang renta, semangat perlawanannya berapi-api.
transparant.png
bottom of page