top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Tanggal Salawe (25 Desember 1881) di Cianjur

Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.

9 Des 2010

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Illustrasi Tanggal Salawe (25 Desember 1881) di Cianjur.

Diperbarui: 12 Des 2025

SUATU pagi, Hari Natal Kedua, 26 Desember 1881, 26 jemaat Cianjur merayakan Perjamuan Kudus. Sebelumnya, utusan Injil (zendeling) Christiaan Albers menerima peti berisi bermacam-macam hadiah dari Negeri Belanda.


Albers merupakan zendeling tertua di Jawa Barat. Dia tiba di Batavia pada 1863, kemudian ditugaskan di Cianjur hingga tahun 1886. Albers menceritakan perayaan Natal di Cianjur dalam suratnya kepada Pengurus Pusat Perhimpunan Pekabaran Injil Belanda (NZV) tanggal 4 Januari 1882. Surat tersebut diterjemahkan Th. van den End dan disertakan dalam buku Sumber-sumber Zending tentang Sejarah Gereja di Jawa Barat 1858-1963.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Sudomo Sumber Berita

Sudomo Sumber Berita

Sudomo merupakan pejabat tinggi Orde Baru yang paling sering berurusan dengan wartawan. Pernyataan hingga ocehannya jadi bahan pemberitaan.
Keruntuhan Bisnis Dasaad

Keruntuhan Bisnis Dasaad

Pada masanya, Agus Musin Dasaad mencapai puncak kejayaan bisnis pribumi. Kedekatannya dengan kekuasaan membuka banyak peluang sekaligus risiko. Ketika lanskap politik berubah, bisnisnya pun ikut goyah.
bottom of page