- 23 Mei
- 4 menit membaca
SETIAP orang ingin kaya apalagi orang miskin yang sudah lelah dengan kemiskinan. Keinginan menjadi kaya mendorong orang untuk bekerja, menabung, hingga berinvestasi. Sayangnya, impian itu sulit terwujud bila masyarakat harus menghadapi krisis ekonomi. Alih-alih menjadi kaya, masyarakat justru terancam PHK dan inflasi membuat hidup semakin berat.
Dalam situasi krisis ekonomi banyak orang hidup dalam kondisi bertahan atau survival mode. Ketika upah tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka memangkas pengeluaran yang tidak perlu. Mereka tak bisa menabung atau berinvestasi, sehingga impian hidup mapan semakin sukar untuk digapai.
Di tengah ketidakpastian dan ketakutan akan nasib di masa depan, sebuah permainan memberikan kesempatan bagi para pemainnya untuk merasakan sensasi menjadi orang kaya. Permainan itu adalah monopoli yang digandrungi masyarakat Amerika Serikat ketika menghadapi Depresi Besar tahun 1929 hingga 1930-an.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















