top of page

Permainan Monopoli dan Mimpi Kaya di Tengah Krisis Ekonomi

Depresi Besar membuat banyak orang Amerika Serikat kehilangan pekerjaan dan kesulitan keuangan. Permainan monopoli diminati karena menawarkan sensasi menjadi orang kaya meski hanya imajinasi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi permainan monopoli. (Wikimedia Commons).

23 Mei
4 menit membaca

SETIAP orang ingin kaya apalagi orang miskin yang sudah lelah dengan kemiskinan. Keinginan menjadi kaya mendorong orang untuk bekerja, menabung, hingga berinvestasi. Sayangnya, impian itu sulit terwujud bila masyarakat harus menghadapi krisis ekonomi. Alih-alih menjadi kaya, masyarakat justru terancam PHK dan inflasi membuat hidup semakin berat.


Dalam situasi krisis ekonomi banyak orang hidup dalam kondisi bertahan atau survival mode. Ketika upah tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka memangkas pengeluaran yang tidak perlu. Mereka tak bisa menabung atau berinvestasi, sehingga impian hidup mapan semakin sukar untuk digapai.


Di tengah ketidakpastian dan ketakutan akan nasib di masa depan, sebuah permainan memberikan kesempatan bagi para pemainnya untuk merasakan sensasi menjadi orang kaya. Permainan itu adalah monopoli yang digandrungi masyarakat Amerika Serikat ketika menghadapi Depresi Besar tahun 1929 hingga 1930-an.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page