- 21 Mei
- 4 menit membaca
TAK hanya ke ibukota RI Yogyakarta, pada 19 Desember 1948 tentara Belanda bergerak ke daerah-daerah lain Republik Indonesia. Salah satunya Keresidenan Pati. Blora, daerah tertimur di Keresidenan Pati, berhasil ditembus pada 20 Desember 1948.
Di Pati, yang setelah penumpasan PKI dipimpin oleh Residen Milono, para pegawai sipil melarikan diri dari tentara Belanda ke tempat aman di bagian selatan. Di sana, pasukan Republik yang tak mampu membendung tentara Belanda, bergerilya.
Ke sanalah Kapten Willem Jan Scheepens (1907-1949) ikut bergerak untuk menumpas gerilya Republik Indonesia. Meskipun Pati belum pernah dijamahnya sebelum itu, Jan Scheepens punya jam terbang tinggi dalam bertempur.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















