top of page

“Kiai Bajingan Tengik” dalam Serat Cebolek

Seorang kiai kampung diadili karena dianggap mengingkari syariat. Sebuah kritik atas pembacaan Serat Cebolek.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi oleh M.A. Yusuf/Historia.ID

21 Mei
8 menit membaca

ALKISAH, di masa Mataram Islam Kertasura, ada seorang kiai yang dituntut hukuman bakar. Syekh Ahmad Mutamakkin namanya. Dia dijuluki Kiai Cebolek, nama yang menunjukkan asal daerahnya, Cebolek, salah satu desa di Tuban –kini diyakini menjadi Dukuh Winong, Desa Sugiharjo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.


Tuntutan itu datang dari sekelompok ulama pesisir yang resah atas praktik keagamaannya. Dia memelihara anjing, mengaku sebagai Muhammad sejati, dan dituduh mengingkari syariat.


Ketib Anom Kudus, ulama pengulu yang ikut marah terhadap kelakuan Kiai Cebolek, melaporkannya ke Keraton Kertasura. Kala itu raja Kertasura yang bertakhta ialah Amangkurat IV (berkuasa 1719-1726). Namun sebelum Kiai Cebolek diadili, Amangkurat IV wafat karena sakit. Persidangan akhirnya dilaksanakan oleh penerusnya, Pakubuwana II (berkuasa 1726-1742).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Mengidolakan R.A. Kartini sejak remaja, Sujatin tak pernah lelah memperjuangkan nasib perempuan.
Mengidolakan R.A. Kartini sejak remaja, Sujatin tak pernah lelah memperjuangkan nasib perempuan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Tim kampanye Presiden Nixon memanfaatkan intelijen untuk mengintip jeroan partai pesaingnya. Skandalnya dibongkar informan FBI dan wartawan.
Tim kampanye Presiden Nixon memanfaatkan intelijen untuk mengintip jeroan partai pesaingnya. Skandalnya dibongkar informan FBI dan wartawan.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
transparant.png
bottom of page