top of page

Merle Ricklefs, Kiai Cabolek, dan Kepekaan Filologis

Merle Ricklefs tidak hanya menulis karya-karya sejarah, tetapi juga menerbitkan karya seputar pernaskahan. Ia memiliki kepekaan filologis yang dapat diteladani.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Merle Calvin Ricklefs (1943-2019). (Dok. pribadi).

  • 4 Feb 2024
  • 9 menit membaca

Diperbarui: 22 Mei

ADA dua peristiwa pada bulan Desember yang membuat saya terkesan. Sayangnya bukan kesan gembira, melainkan kehilangan. Pertama adalah wafatnya Pangeran Samber Nyawa alias Mangkunegara I pada 23 Desember 1795. Setelah bertahun-tahun berjuang menggedor hegemoni kolonial, Sang Pangeran menduduki takhta selama 40 tahun. Selama itu pula, ia tetap melakukan perlawanan untuk membela kedaulatan bangsa Jawa. Riwayat sang pangeran ditulis oleh sejarawan Merle Calvin Ricklefs dalam bukunya, Soul Catcher: Java’s Fiery Prince Mangkunagara I, 1726–1795.


Peristiwa kedua, meminjam kata-kata Peter Carey, adalah wafatnya seorang sejarawan Jawa yang paling cemerlang pasca-Perang Dunia. Sejarawan yang mengabdikan seluruh umurnya untuk meneliti Indonesia pada era pra-kemerdekaan hingga era modern. Ia adalah, sosok yang telah disebutkan di muka, Profesor Merle Calvin Ricklefs. Ia wafat pada 29 Desember 2019. Tanggal kematiannya selisih enam hari dari Pangeran Samber Nyawa, sosok komandan militer Jawa yang telah ia tulis dalam keadaan sakit keras.


Peter Carey, junior yang kemudian menjadi kolega Merle mempunyai kesan yang mendalam terhadap sosok kelahiran Fort Dogde, Iowa, 17 Juli 1943 itu. Carey mendampingi proses penerbitan mahakarya pamungkas Merle, buku yang telah disebutkan di muka, tentang seorang pangeran Jawa yang tangkas dan pemberani, yang menghabiskan hampir seluruh masa mudanya di medan pertempuran.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
bg-gray.jpg
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Teknokrat olahraga yang berperan penting dalam kesuksesan Susi Susanti di Barcelona. Diperankan aktor kawakan Lukman Sardi.
Teknokrat olahraga yang berperan penting dalam kesuksesan Susi Susanti di Barcelona. Diperankan aktor kawakan Lukman Sardi.
Sejarawan Ayang Utriza Yakin paparkan beberapa kesalahan teknis dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.
Sejarawan Ayang Utriza Yakin paparkan beberapa kesalahan teknis dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.
Bagi Hamka film terkadang memberikan inspirasi kepada kegemarannya mengarang. Namun dia pun berpendapat film juga kerap memberi dampak buruk.
Bagi Hamka film terkadang memberikan inspirasi kepada kegemarannya mengarang. Namun dia pun berpendapat film juga kerap memberi dampak buruk.
transparant.png
bottom of page