top of page

Mengalihwahanakan Peristiwa 1998

Peristiwa 1998 tetap hidup di ruang publik melalui novel, lagu, dan film. Karya kreatif ini menjadi medium pembelajaran tentang kekerasan negara terhadap warganya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mahasiswa menceburkan diri ke kolam gedung DPR RI untuk merayakan kemenangan setelah Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran diri. (Bali Post, 22 Mei 1998).

  • 24 Mei
  • 4 menit membaca

KETIKA mantan Presiden Soeharto wafat pada 2008, redaksi majalah Tempo menyiapkan edisi khusus untuk mengulas kiprahnya. Edisi khusus ini dengan sampul cerita ikonik sekaligus kontroversial. Soeharto diilustrasikan duduk bersama keenam anaknya mirip peristiwa The Last Supper.


“Setelah dia pergi,” demikian judul utama (headline) Tempo edisi 4–10 Februari 2008 itu.


Salah satu wartawan Tempo, Leila S. Chudori kebagian menggarap tema pelanggaran HAM tahun 1998 di pengujung masa kekuasaan Soeharto. Leila juga membahas tentang aktivis mahasiswa yang menjadi korban rezim Orde Baru. Sebagian dari mereka mengalami penculikan, disiksa aparat, bahkan ada yang hilang atau tak diketahui keberadaannya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Muda meraih beragam penghargaan bergengsi. Tua populer sebagai anggota Golden Girls. Tapi kiprahnya di jagat hiburan tanah air masih belum berlalu.
Muda meraih beragam penghargaan bergengsi. Tua populer sebagai anggota Golden Girls. Tapi kiprahnya di jagat hiburan tanah air masih belum berlalu.
Kekayaan Edward Colston diperoleh dari jual-beli budak. Fakta ini sejak lama memancing perdebatan layak-tidaknya kedermawanan seorang pedagang budak diabadikan dalam sebuah monumen kota.
Kekayaan Edward Colston diperoleh dari jual-beli budak. Fakta ini sejak lama memancing perdebatan layak-tidaknya kedermawanan seorang pedagang budak diabadikan dalam sebuah monumen kota.
Kekaguman Salman Aristo Terhadap Hatta
Kekaguman Salman Aristo Terhadap Hatta
Adolf Hitler kagum pada permainan kabaddi. Mengapresiasi dengan sertifikat dan medali.
Adolf Hitler kagum pada permainan kabaddi. Mengapresiasi dengan sertifikat dan medali.
Lagu-lagunya abadi. Dari soal cinta sampai protes antiperang.
Lagu-lagunya abadi. Dari soal cinta sampai protes antiperang.
transparant.png
bottom of page