top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Wiji Thukul di Mana Rimbanya?

Jangan menyerahkan diri kepada ketakutan, kita akan terus bergulat, pesan aktivis Wiji Thukul lewat puisinya untuk adiknya.

27 Agu 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Aktivis Wiji 'Thukul' Widodo yang statusnya masih hilang sampai saat ini (Ilustrasi: M. A. Yusuf/Historia)

  • 28 Agu 2023
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 18 Mar

WAHYU Susilo berdiri tegak di muka panggung. Melipat tangan kirinya ke punggung tetapi mantap memegang sebuah catatan di tangan kanannya. Dengan ekspresi tegar ia pun melantangkan sebuah puisi di depan mikrofon.


Apakah nasib kita akan terus seperti sepeda rongsokan karatan itu?

Oh, tidak, dik!

Kita akan terus melawan.

Waktu yang bijak bestari kan sudah mengajari kita.


Bagaimana bertahan menghadapi derita.

Kitalah yang akan memberi senyum kepada masa depan.

Jangan menyerahkan diri kepada ketakutan.

Kita akan terus bergulat.


Apakah nasib kita akan terus seperti sepeda rongsokan karatan itu?

Oh, tidak, dik!

Kita harus membaca lagi.

Agar bisa menuliskan isi kepala dan memahami dunia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
bottom of page