top of page

Sudiro Sang Guru Pergerakan

Sebagai lulusan sekolah guru, Sudiro menghabiskan masa mudanya dengan menjadi guru sekaligus aktivis pergerakan nasional.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sudiro bersama mentornya, Ki Hadjar Dewantara. (Repro Sudiro Pejuang Tanpa Henti).

10 Jun
6 menit membaca

Diperbarui: 12 Jun

AKHIR 1939, datanglah ke Kota Magelang seorang juara dunia catur dari Belanda bernama Max Euwe. Di sana dia bertanding catur melawan 41 orang. Koran De Locomotief, 23 September 1930, memberitakan, dari 41 pertandingan yang dimainkan Max, 36 laga dimenangkannya, dua seri (melawan Soejono dan Ratib, pelajar Hogare Kweekschool, HKS), dan tiga kalah. Kekalahannya terjadi saat melawan Residen Van Pelt, Liem Tjay An, dan Sudiro seorang pelajar HKS.


Sudiro adalah siswa tahun terakhir di HKS Magelang. Putra kepala laboran (pengelola laboratorium) pabrik gula di Klaten itu lulus dari sekolah tersebut pada 1931. Dari Magelang, Sudiro kemudian pindah ke Madiun. Memulai kariernya sebagai guru.

 

Guru Rival Aparat Kolonial

Di Madiun, Sudiro ditampung di sekolah-sekolah milik Boedi Oetomo, yang sudah memiliki sekolah menengah MULO (Meer Uitgebrid Lager Onderwijz) dan sekolah guru Kweekschool. Sudiro dipercaya menjadi direktur MULO-Kweekschool Boedi Oetomo.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page